Pacarku dinikmati tukang ojek

Panggil aku Roy.
Usiaku 27 tahun. Sekarang aku punya pacar, namanya Reni. Dia 2 taun lebih muda dari aku. Cantik, putih, body nya benar – benar aduhai, itu karena pantatnya benar – benar menonjol untuk ukuran tubuh yang selangsing dia. Tingginya 158 dan berat badan kira – kira 47 kg. reni bekerja di sebuah bank BUMN di posisi customer service. Sudah 1 tahun dia bekerja di sana. Dan sudah 1 tahun pula aku berpacaran dengannya. Sejak pertama kami pacaran, kami sudah berani melakukan hubungan sex, itu juga karena dia sudah pernah melakukannya dengan mantan – mantannya sebelumnya.

Lama – lama aku agak bosan dengan rutinitas sex kami, maka aku ingin mencoba hal yang baru dan sedikit menggairahkan bagiku, tapi mungkin tidak bagi reni, yaitu aku ingin lihat dia berhubungan intim dengan orang yang lebih jelek dariku, di hadapanku. Saat itu dia ambil cuti kerja selama 3 hari. Aku ajak dia ke kota Y dan check in 1 kamar dengannya. Hari pertama kami melakukan hubungan sex seperti biasa. Setelah itu aku merokok di luar hotel sambil ngopi di warung nasi kucing dekat hotelku itu. Aku berpikir keras bagaimana caraku membujuk dia agar mau melakukan hubungan sex dengan orang lain di hadapanku. Aku yakin dia pasti nantinya berpikir aku gila dan akhirnya pergi meninggalkanku.

Lalu aku punya ide, aku tetap bilang ke dia aku pengen nglakuin sex lagi dengan dia, tapi berimajinasi dengan memperkosa dia, sehingga tangan dan kakinya harus diikat dan mata harus ditutup. Hmmm….sepertinya itu ide bagus yang gila. Sambil menyruput kopiku aku berpikir lagi, lalu siapa yang akan melakukan sex dengan reni nanti???
Lalu aku melihat sekeliling, aku lihat ada 3 orang cowok yang sedang bermain domino di luar warung. Aku datangin salah satu dari mereka yang pualing jelek. Yap,, akhirnya dapat 1 calon. Orang yang berjaket hitam itu sepertinya cocok, pikirku. Tingginya sepertiku, tapi mukanya penuh dengan jerawat. ‘kayak vokalisnya Rindu Band nih…’ pikirku. Dan waktu dia ketawa aku lihat deretan gigi kuningnya pasti ngga pernah merasakan harumnya pasta gigi.hueeek…. aku lihat aja udah jijik, gimana pacarku nanti ya…. Hmmm… jalanin aja deh, pikirku.

“permisi Mas, aku Roy, bisa bicara berdua sebentar?”

“ada apa mas” katanya. Buset, aroma mulutnya menusuk banget, padahal jarak kita ngga terlalu deket.

“mas tukang ojek sini kan?” kataku setelah melihat ada tulisan “pangkalan ojek” di papan belakang si mas buruk rupa itu.

Oh iya mas, tapi ini dah malam, saya dah ngga narik. Ini temen saya mungkin ada yang mau.” Katanya sambil menunjuk salah satu temannya

Oh… ngga mas, saya ngga mau ngojek. Saya ada sedikit proyek buat mas. Tar pasti aku kasih duit deh kalau sudah selesai ngejalanin proyek saya.”

wah OK juga tuh.” Sambil meletakkan dominonya di meja, dia berjalan menghampiriku

di sana aja mas” kataku sambil menunjuk kursi sebelah warung yang ngga ada orangnya
Lalu kami duduk di kursi itu dan aku menjelaskan maksud dan tujuanku.

mas udah kawin?” tanyaku

kalo nikah belum, kalo kawin sih sering. Hahaha….”

Candanya sambil memamerkan gigi “emas”nya. Aku juga ikut tertawa.

hahaha…mas bisa aja sama siapa aja mas?”

ya sama pacar,sama cewek bayaran. Mang kenapa mask ok tanyanya gitu?”

aku mau nawarin mas kimpoi dengan pacarku. Ntar aku bayar 100ribu. Enak kan? Mas dapat uang sekaligus kenikmatan.”

beneran mas??? Jangan – jangan ini jebakan ya?”

bukan mas. Ini serius. Jujur aja aku punya fantasi buat ngeliat pacarku tidur dengan orang lain. Itu aja. Dan yang pasti pacarku ngga tau kalu mas yang akan ngesex ama dia.”

Lho kok? Terus caranya gimana saya bisa “main” ama cewek situ?”

dia nanti aku suruh nutup mata pake kain, ntar tangan dan kakinya pura – pura aku iket di ranjang, kemudian sampeyan masuk ke kamar dan nglakuin apa aja sama cewek saya, kecuali nyium bibirnya.” Kataku. Aku takut aja kalau reni nyium bau mulutnya, malah ketauan itu bukan aku.

ngga apa – apa mas,dia hafal betul caraku menyium bibirnya, kalau dia sampai curiga itu bukan aku, bisa ketauan kan?”

oh gitu ya… ga apa – apa sih…kapan nih? Dah ngga sabar rasanya. Hahaha….”
malam ini juga, ntar aku masuk dulu, sampeyan nunggu di luar kamar dulu, setelah aku suruh masuk, baru sampeyan “kerja”. Ok?oiya,nanti saya rekam ya,janji deh muka sampeyan ngga akan aku rekam.”
direkam juga ngga apa – apa sih.hahaha…. oiya, cewek sampeyan cakep ngga?”

nih fotonya” kataku sambil ngluarin HPku yang background nya aku kasih fotoku dengan reni.

buset cakep banget mas!! Serius nih ngga bo’ongan????”

serius mas….aku kan bukan orang sini, kalau aku bo’ong, bisa – bisa aku yang bonyok digebugin sampeyan sama temen – temen sampeyan. Ya kan?”

hahaha….yaudah ayo….semakin ngga sabar aku mas…..”

Lalu aku mengajak tukang ojek itu masuk hotel dan menyuruhnya menunggu di kursi luar kamarku. Aku masuk ke kamar,saat itu reni sudah mau tidur, tapi bangun setelah aku membuka pintu kamar. Dan ternyata reni belum memakai pakaian sejak kita selesai “bermain” tadi. Sepertinya dia memang belum puas. Karena dia langsung memelukku. Penisku langsung mengeras melihat tubuhnya tanpa dibalut sehelai benangpun.

“say,aku pengen nglakuin lagi asal kamu pura – pura aku perkosa.”

“lho?kenapa?tanpa kamu perkosa pun aku mau kok.” Katanya sambil tersenyum genit

“Cuma pengen berfantasi aja, aku memperkosamu. Tangan dan kakimu aku ikat,matamu aku tutup dengan kain. Seolah kamu baru aku culik dan aku perkosa.”

“ngga masalah…” katanya sambil mencium bibirku. Lalu dia berbaring di ranjang. Aku ambil tali sepatuku dan sepatu reni, kemudian mengikat tangan dan kakinya. Lalu aku ambil sapu tangan untuk menutupi matanya.

“aku pipis dulu ya say,ntar malah masuk ke sini kamu yang jijik” kataku sambil menunjuk bibir vaginanya

“OK sayang…”

Lalu aku keluar dan member isyarat tukang ojek itu untuk masuk kamar.

“udah selesai pipisnya, sayang? Udah horny nih…” kata reni padaku

“udah say…”

Aku liat tukang ojek itu terbengong lihat body cewekku itu sambil berbisik, “mulus banget mas!!cantik lagi….”

“yaudah sana kerja” kataku ke tukang ojek itu.

Tukang ojek itu naik ke ranjang dan mulai membelai payudara reni. Aku ambil HPku dan segera merekam adegan itu. Reni melenguh menahan rangsangan tukang ojek itu. Tangan tukang ojek itu mulai memainkan putting pink reni, lalu menjilat payudara kanannya. Reni diam saja, karena memang selalu begitu, tiap kali kita berhubungan intim selalu tidak ada suara karena keenakan.

Reni mulai menggelinjang waktu tangan tukang ojek meraba semakin ke bawah dan akhirnya memainkan klirotis reni perlahan. Sambil mulut baunya menciumi payudara cewekku. Aku benar – benar terangsang melihat reni digauli orang yang pasti kalau dia melihat mukanya akan jijik sekali. Aku menghadapkan HPku seolah – olah yang merekam adalah tukang ojek itu. Lalu tukang ojek itu berbisik kepadaku, “memeknya bagus banget, wangi kayaknya.” Aku hanya tersenyum. Memang reni selalu merawatnya dengan sabun khusus vagina, karena aku sendiri ngga suka kalau berhubungan badan, tapi vagina cewekku bau tajam.

Si tukang ojek itu mulai membuka baju dan celananya. Aku mengarahkan kamera HP ku kearahnya. Aku shoot wajahnya yang tampak jelas jerawatnya karena cahaya lampu kamar sangat terang. Dalam keadaan bugil total, tukang ojek itu melanjutkan kinerjanya. Dia mengulum klirotis reni dan menyedot – nyedotnya penuh semangat.

“sayang….ka..mu… semangat banget. Tumben banget sih…” kata reni tiba – tiba

“kan ceritanya aku lagi memperkosa kamu. Udah nurut aja ya” kataku, kemudian reni tersenyum dan terengah – engah saat tukang ojek itu melanjutkan mengulum
klirotisnya. Tangan kasarnya mulai meraba pantat besar reni yang kemudian mulai terangkat seolah mempersilakan tukang ojek menyentuhnya lebih leluasa.

Kemudian senjata andalan tukang ojek yang sedari tadi keliatan mengeras mulai mencoba menghujam vagina cewekku yang bohai itu. Sedikit menjerit reni menahan rasa nikmat hujaman penis tukang ojek itu. Pelan – pelan dimasukinya vagina reni dengan hati – hati. Lama – lama semakin cepat. Dan terlihat payudara reni bergoyang – goyang karena penis tukang ojek itu menghujam sangat cepat.

“ ternyata kamu bener – bener horny ya sayang?”

“iya….” Kataku menimpali cewekku itu.

Lalu tukang ojek itu berniat melanggar syaratku untuk tidak mencium bibr cewekku itu, tapi segera aku cegah.

“sayang kok kamu ngga nyium bibirku?” Tanya reni kepadaku. Aku hamper lupa, Karen setiap kita ngelakuin sex selalu dibarengi dengan ciuman di bibir agar lebih terangsang. Akhirnya aku menyuruh tukang ojek itu mencium bibir reni.

“kamu habis makan apa sayang?” Tanya reni saat tukang ojek itu selesai mengulum bibirnya. Dan, ups…. Tangan tukang ojek itu ngga sengaja menarik sapu tangan yang menutup mata reni ke atas sedikit. Reni menjerit setelah tahu kalau dia sedang melakukan sex dengan orang yang tidak ia kenal.

Aku pucat, karena ketauan.

“eh siapa kamu!!!!” bentak reni sambil marah dan melihat sekeliling. Tukang ojek itu tetap menggenjot sambil tersenyum nakal.

“aaaah….. lepasin….sayang, siapa dia???!!!!” reni bertanya padaku

“ dia hanya pengagummu say,kan tadi aku suruh kamu berlagak seolah kamu diperkosa,nah dia yang akan memperkos kamu.” Aku liat tangan dan kaki reni berusaha buat melepaskan ikatan tali yang aku ikatkan di ranjang.tapi tidak berhasil. Reni hamper berteriak minta tolong sebelum akhirnya tukang ojek itu mengulum bibirnya lagi. Aku terus mengabadikan dengan HPku kejadian – kejadian itu. Reni meronta dan ingin berteriak. Tapi selalu dicegah tukang ojek itu. Karena lama – lama capek meronta, akhirnya reni diam dan pasrah.

Tak berapa lama kemudian tukang ojek itu klimaks dan mengeluarkan spermanya di dalam vagina reni. Aku benar – benar horny melihatnya. Sedangkan reni hanya diam dan menitikkan air mata.

Lalu aku suruh tukang ojek itu keluar setelah memakai bajunya

“ngga jadi dibayar nih mas?” tanyanya berbisik

“ntar di luar aja. Aku mau ngomong – ngomong dulu sama cewekku” bisikku

Lalu aku jelaskan kejadian lengkapnya ke reni. Dia hanya menangis

“kok kamu tega sih menjual aku ke orang lain???”

“aku ngga jual kamu. Dia hanya tukang ojek, mana mungkin mampu bayar tubuh kamu”

“apaaa???? Tukang ojek????” semakin menjadi deh tangisan reni

“kenapa harus tukang ojek?kenapa mesti yang seburuk dia?aku jijik tau ngga??!!!”

“yaudah aku minta maaf. Maafin aku ya. Lain kali aku carikan yang lebih ganteng” kataku sambil mencoba membuat dia tersenyum

Akhirnya dia sedikit tersenyum

“nah gitu kan cantik. Udah, jangan nangis lagi.”
Lalu reni berdiri menuju kamar mandi dan mandi membersihkan sekujur tubuhnya terutama vaginanya yang terkotori oleh sperma tukang ojek.

Aku keluar hotel untuk membayar tukang ojek tadi. Dia menceritakan pengalamannya ke teman – temannya. Awalnya teman – temannya ngga percaya kalau dia dapat rejeki nomplok itu, tapi setelah aku mengiyakan, eh tukang ojek lainnya juga kepengin. Tapi aku menolaknya dengan alasan pacarku sudah tidak mau.

Paginya kami berdua pulang ke rumah lagi. Tapi cewekku saat itu masih cuti, jadi kita merencanakan pergi ke tampat lain….dan….. kali ini cewekku tidak harus menutup matanya saat aku ingin liat dia berhubungan intim dengan orang lain. Ternyata dia juga merasa horny kalau berhubungan sex dengan orang tak dikenal, apalagi yang berwajah pas – pas an

NB: ini kisah nyata, walaupun ada sedikit yang aku tambahi untuk membumbui ceritaku ini. Video tukang ojek yang sudah merasakan cewekku udah tersebar dari HP ke HP. Mungkin jg internet. Kalau ada yang lihat seorang wanita putih cantik berhubungan intim dengan mata tertutup, mungkin itu adalah cewekku. Aku ngga akan mengupload video itu, aku hanya akan memberikan ke teman – teman deekat aja. DENGAN IJIN PACARKU.

Tentang omgermo

apalagi klo bukan germo. jadi germo itu asik looo hahahahaha....
Pos ini dipublikasikan di Pelecehan/Penyiksaan, Pesta Sex/Swinger. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s