Diaryku dan leni istriku (Will be Update)

By : Eka & Leni sweet couple

hai aku eka 28thn dan istriku leni 29 setahun lebih tua dari aku.
aku ingin menceritakan kisah sex dalam kehidupan rumah tangga kami yang sayang kalo kami simpan.
aku dan istriku pertama kali ketemu saat aku pindah tugas di kantor yang sama dengan istriku. hubungan kami selalu hangat dikeseharian selama 5thn lebih kami jalani. kami saling terbuka, saling jujur dan dari semua itu kami bisa saling percaya satu sama lain.
untuk kehidupan sex kami saling terbuka terhadap apa yang masing-masing inginkan dan fantasikan.
berawal dari hoby kami yang sama-sama senang menonton film bokep dan saling berfantasi dalam bercinta kehidupan sex kami berdua menjadi liar tak terkendali.

Saling bercerita tentang pengalaman sex sebelum kami menikah.

sebelum kami berpacaran dan menikah, leni adalah wanita primadona di kantor.
leni cukup cantik dengan wajah sedikit oriental meski berdarah jawa. tingginya kira2 168 dengan tubuh yang padat berisi dan kulit putih mulus terawat.
cukup banyak teman-teman kantor yang sering mengajaknya keluar makan malam dan kencan dengan leni. namun selama itu leni hanya menjalaninya sebatas jalan dan makan malam tidak pernah lebih dari itu. namun pengalaman sexnya lebih banyak ketika leni kuliah dulu.
ketika kami akan bercinta aku sering menyuruh leni bercerita dan mengingat pengalaman sexnya dulu. aku suka sekali saat dia mercerita dan merangsangku dengan handjobnya yang hot. dia bercerita tentang pengalamannya ketika pertama diperawani, cowok keduanya yang selalu leni puji karena punya tongkol yang gede dan panjang, cowok ketiganya yang belum pernah masukin tongkolnya karena takut leni hamil namun hampir setiap hari minta HJ dan BJ, dan beberapa kenakalannya ketika HJ dan BJ teman2 cowoknya dulu yang bukan pacarnya.
leni pun terkadang memintaku menceritakan pengalamanku dengan cewek sebelum kami menikah.
fantasi seperti itu membuat perasaan menjadi ga karuan horny+cemburu+penasaran.
sering kami saling masturbasi bersama dengan bergantian bercerita hal2 semacam itu.
terkadang kami bercinta dengan menyebut nama mantan kami masing2 dan hal itu menjadikan acara bercinta kami menjadi luar biasa.

Eksibisionis pertama kami.

hari itu hari sabtu saat libur weekend kami berdua.
pagi itu aku lagi asik menonton TV leni datang menghampiriku
“pi ada acara ga hari ini?” tanya leni padaku
“ga ada emang napa?” kataku balik bertanya
“cari ide gila dong… aku lagi pengen ‘nakal’ nih” ajak leni sambil bersandar di sampingku.
“ide gila apaan ya…?” sautku sambil mencoba berfikir.
tiba2 tangan leni bergerilya mengelus tongkolku yang masih pulas tidur di dalam celana boxerku.
“ayolah masa ga ada ide?” tanya leni mendesakku.
tangan leni menurunkan celana boxerku hingga terlihat utuh tongkolku.
melihat tongkolku dalam posisi bebas langsung leni menyambarnya dengan mulut dan memainkannya dengan lidah.
merasakan permainan mulut dan lidah leni tongkolku langsung tegap berdiri.
kami lagi melakukan di ruang tengah tempat kami nonton TV dan berkumpul.
dirumah kami selain aku leni dan anak kami yang berumur 4thn juga ada sepupu leni dari jakarta yang kuliah dikota ini dan ifa seorang pembatu kami yang sekaligus baby sitter.
ifa sudah sekitar 2 tahun bekerja di rumah kami umurnya masih muda 24 thn.
hari ini anakku tidak dirumah kakek dan neneknya mengajak anakku bermalam di rumah mereka.
nindy sepupu leni sedari pagi tadi sudah keluar ga tau kemana.
tinggal ifa pembantuku yang tadi aku lihat di dapur memasak untuk sarapan kami.
sekitar hampir sepuluh menit leni mainin tongkol aku dengan mulutnya kemudian aku mengangkat tshirt biru leni melepaskan dari tubuh montoknya. terlihat toket leni yang tak tertutup bra bergelayut bebas.
“kalo cari idenya sambil ML pasti dapet pi…” kata leni sambil berdiri didepanku.
dia menurunkan celana pendeknya sekaligus cd merah yang dia pakai. miaw tembem faforitku tersaji di depan mataku.
aku turunkan juga boxerku sambil duduk dan melepaskah tshirt putihku.
sekarang kami telanjang bulat saling berhadapan.
leni tidak langsung mendekatkan tubuhnya padaku, dia naikkan kaki kanannya di samping pahaku dan dengan lembut dia memainkan miawnya yang terlihat basah. sambil tangan satunya meremas2 toket gedenya. aku hanya menikmati pemandangan itu dengan tangan kananku mengocok2 tongkol.
kemudian leni menempatkan miawnya di tongkolku yang tegang siap tempur. dia duduk diatasku dengan menyodorkan toketnya kearah mukaku.
dengan nikmatnya dia mendesah bergoyang menikmati tusukan tongkolku dan kulumanku di puting2nya bergantian.
sekitar 5 menit kami bercinta terlihat dari belakang leni ifa berdiri terkejut saat keluar dari pintu dapur.
langsung pelan2 aku memberikan isyarat padanya untuk tenang tak bersuara.
bukannya berlalu pergi ifa malah bersandar di dinding menonton leni menduduki tongkolku.
melihat ifa menyaksikan aksi kami perasaannku menjadi tambah terangsang.
“mi aku ada ide… gimana klo kita bercinta dedepan orang” bilangku sambil tetap menikmati permainan miaw leni.
“maksud papi ditonton orang lain gitu… wah seru kayaknya pi…” sahut leni menyetujui ideku tadi.
“tapi sapa yang mau papi suruh liat?” lanjut leni sambil menghentikan goyangannya.
“kamu maunya sapa?” tanyaku sambil meremas kedua toketnya.
“sapa aja deh terserah…”sahut leni sambil melanjutkan gerakan naikturunnya di pangkuanku.
“oooh…. piii… ngebayangin aja udah gah tahan aku pi…”leni menggelijang sambil menggigit bibir bawahnya merasakan dinding miawnya dielus tongkolku.
aku sedikit menoleh kearah ifa yang berdiri sambil memainkan bibirnya gemas melihat permainan kami. ifa hanya berdiri sambil merapatkan kedua kakinya dengan tangan dilipat kedepan sambil sesekali menekan2 toketnya.
“ohh… pi.. aaahhh…” erang leni sambil mengejang tanda orgasmenya datang.
“kayaknya ide bagus tuh pi… ngebayangin aja aku udh ga tahan gini” kata leni
“ga usah dibayangi mi… dinikmati aja… udah ada yang liatin kok dari tadi.”kataku menyadarkan leni kalau sedari tadi ifa menikmati pemandangan itu.
seketika leni terkejut dan menoleh kanan kiri dan melihat ifa di belakangnya berdiri dengan wajah merah mungkin malu dan takut.
leni langsung berdiri membelakangiku dengan menutup tubuhnya dengan keduatangannya.
“ngapain kamu berdiri disitu?!?!” tanya leni dengan lantang.
kelihatannya leni tidak suka dengan kehadiran ifa disana.
namun sebelum leni meneruskan kata2nya langsung aku dorong tubuhnya hingga membungkuk dengan tangan di meja.
aku tancapkan lagi tongkolku di miawnya dan dengan gerakan menghentak2 aku menusuk2 miaw leni.
leni terkejut dan kembali mengerang keenakan merasakan tusukanku yang menyentuh gspotnya.
melihat leni tadi memarahinya ifa pelan2 melangkah hendak pergi.
“oohhh… ah… ifa kamu duduk saja di situ shhh…” perintah leni pada ifa sambil mendesah2 keenakan.
“aaagghhh…papi tongkol kamu enak banget pi… ooohh….” teriak leni
kelihatannya leni mulai terbakar horny luar biasa setelah tau ada orang lain yang menonton permainan kami.
ifa hanya duduk bersandar di sofa tepat disamping kami.
“ifa kamu pernah dient*t ga?” tanya leni sambil memaju mundurkan pantatnya melawan gerakan pinggaangku.
ifa hanya menggelengkan kepala tanda bahwa dia masih virgin.
leni mendorong tubuhku kebelakang hingga tongkolku tercabut dari miawnya.
leni meraih lenganku menariknya menuju ifa yang duduk disebelah kami.
“ifa kamu jangan cerita sama sapa2 ya kejadian ini” mohon leni pada ifa.
“sebagai imbalannya kamu boleh menonton kami bercinta kapan saja kamu mau… oke…”tambah leni
ifa hanya mengangguk tanda setuju sambil sesekali mencuri pandang pada tongkolku yang tegap berdiri.
“pi aku mau kasih tunjuk ifa tongkol papi kalo ngecrotin seperma pi…” kata leni sambil bersimpuh memainkan tongkolku dengan tangannya dihadapan ifa.
melihat mata ifa melihat tonggkolku aku semakin terangsang hingga ujung tongkolnya membesar.
“ingat ifa… kamu cuma boleh liat tapi ga boleh pegang oke…” kata leni sambil mendekatkan bibirnya ke tongkolku.
kuluman leni dan pandangan ifa pada tongkolku membuat cairanku tak dapat tertahan lagi.
merasakan tongkolku berdenyut dimulutnya leni segera mengeluarkan tongkol aku dan mengocoknya hingga cairan itu menyembur ke leher dan dada leni.
kami segera membersihkan cairan2 tersebut di tubuh kami dan terlihat ifa membantu dengan membersihkan cairanku yang berceceran di karpet ruang tengah itu.

ifa mungkin terlalu lugu untuk melihat tontonan seperti itu namun semenjak hari itu selama tidak ada orang lain selain aku leni dan ifa, kami sering bercinta di sembarang tempat di rumah meskipun tidak selalu ifa menemani kami untuk menonton permainan kami.
terkadang ifa hanya lewat saja sambil sesekali berhenti menyaksikan kami dan langsung pergi lagi. mungkin karena takut kepingin atau apa kami tetap enjoy2 saja.

Tentang omgermo

apalagi klo bukan germo. jadi germo itu asik looo hahahahaha....
Pos ini dipublikasikan di Eksibisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s