Dikerjain yang menyenangkan

hai kenalin aku melanie 24 thn tinggi aku 164 kulit putih bersih wajah cakep hehe… (jadi narsis sendiri nih).
kyaknya treatnya cocok nih untuk cerita tentang pengalaman aku tentang fantasi s*x aku.
aku kerja di perusahaan pembiayaan atau finance kendaraan bermotor sebagai staf admin
setiap hari aku berurusan dengan staf debcollector dan marketing yang semuanya cowok.
bisa dibilang sih aku jadi primadona di kantor karna staf cewek di kantor aku gak banyak.
klo pun ada yang cantik rata-rata udah nikah semua.
aku gak terlalu merhatiin kecendrungan s*x aku menjurus exibisionist sebelum aku menyadarinya.

pagi hari aku terbangun di tempat kostku tersayang untuk melakukan aktifitas aku sehari-hari
aku melihat jam dinding saat itu menunjukkan jam 7:00 tidak seperti biasanya aku bangun kesiangan.
semalem memang cowok aku datang ke tempat kost aku dan begadang sampai jam 2 pagi.
dia memang sering begadang di tempat kost aku sampai larut tapi sampai hari ini aku tidak pernah ML dengan dia.
biasanya kami menghabiskan waktu dengan nonton DVD film-film baru dan terkadang juga nonton film-film “dewasa”.
namun hubungan paling jauh aku dan dia hanya sebatas nonton film dewasa sambil saling merangsang bagian vital kami.
dia cuma aku bolehin liat dan menjamah t*k*t aku tapi tidak dengan msV aku. meskipun aku kadang menginginkannya.
dia juga lebih suka memamerkan k*nt*lnya dengan ber onani di depan aku. hanya sekali saja aku pernah mengulumnya
tapi itu hanya sekali dan tak pernah aku ulangi lagi karena menurutku masih aneh rasanya.
kebiasaan aku di kamar kost hanya memakai kaos sekenanya atau tanktop dan jarang pake bra.
karena menurutku tanpa pakai bra aku bisa lebih merasa relax aja. juga mungkin karena ukuran t*k*t aku memang lumayan BIG

pagi itu aku terbangun dengan menggunakan tanktop hijau tanpa bra dan hotpant merah.
ketika aku menyadari kalau aku kesiangan, cepet-cepet aku menuju kamar mandi yang ada di ujung deretan kamar kostku.
aku ambil handuk di sebelah kamar mandi dan segera masuk kamar mandi.
ketika selesai mengguyuri tubuh dengan air dan membersihkannya dengan sabun aku membilas diri dengan handuk.
aku tidak menyadari ketika mengambil handuk aku dari gantungan, ternyata celana dalam aku terjatuh dan basah.
tanpa pikir panjang aku melilitkan handuk di separuh badanku yang bawah dan memakai tanktop aku lagi.
di tempat kost aku tidak ada penghuni cowok satu pun kecuali cowok teman-teman aku yang bermalam disana.
itu pun biasanya hari minggu baru banyak yang “cek in” kalo hari-hari biasa kebanyakan jemput cewek-ceweknya aja.
aku langsung menuju kamarku yang berada di deretan tengah dengan tergesa-gesa.
di depan kamar-kamar teman aku sebenarnya ada 2 cowok yang lagi nungguin cewek-cewek berdandan.
mereka memang sering melihat aku keluar dari kamar mandi dengan terlilit handuk saja. tapi menurutku itu sudah biasa.

sesampainya dikamar aku tutup pintu dan langsung melempar handuk di atas tempat tidur. dan menuju lemari kecil tempat pakaian dalam.
ketika aku membuka lemari kecil itu aku kaget karena tidak satupun pakaian dalam aku ada disana. bra dan celana dalamku hilang.
aku melihat di jam dinding kamar menunjukkan pukul 7:30 sedangkan jam masuk kantor aku pukul 8:00 dan lama perjalanan 15 menit ke kantor. aku harus cepat-cepat berangkat atau di semprot bos lagi seperti minggu kemarin.
tanpa berfikir lama-lama aku mengambil kemeja putih di gantungan baju dan segera memakai rok warna coklat muda yang juga ada di sana.
aku merapikan rambut dengan mengikatkannya ke belakang karena takut berantakan ketika aku naik motor nanti.
di cermin aku melihat kemejaku kelewat tipis dan terlihat menerawang banget. puting aku yang kecoklat aja bisa kliatan meski samar.
seharusnya aku memakai blazer atau jaket untuk menutupinya. namun jengkel banget rasanya ketika akan membuka lemari pakaianku.
lemari itu terkunci rapat tanpa ada kunci yang bisanya nempel di tempatnya. fikiranku langsung curiga dengan cowok aku yang emang iseng.
aku ambil handphone dan menelepon dia. tapi handphonenya tidak aktif dan tidak seperti biasanya dia mematikan handphonenya.
aku takut banget terlambat ke kantor karena waktu emang udah mepet banget.

aku bingung sendiri harus gimana. aku coba keluar kamar dengan kemeja putih tipis tanpa bra dan rok yang pendek tanpa celana dalam.
satu-satunya jalan adalah meminjam bra sama teman kos aku. karena bagian ini yang paling parah kelihatan banget.
lagian kalau pinjem celana dalam kan gak normal banget meskipun diberi pinjem tp jijay aja. dan lagi gak terlalu kelihatan juga.
tapi sial tetep aja ikut andil pagi itu. temen-temen aku udah pada berangkat semua. aku lihat di tempat jemuran juga ga ada pakaian dalam.
“bodo ah……” aku nekat aja berangkat. aku ambil tas dan kunci motor langsung keluarin motor dari tempat parkir kost aku.

saat baru nyalain motor datang teman cowok yang kost di depan tempat kost aku dari arah belakang aku.
“hey mel…. mo berangkat yah?” tanya dia
“iya nih udah kesiangan….” jawabku singkat
aku sedikit kurang nyaman dengan tatapan dia yang melihat ku dari kaki sampe T*k*t aku.
“kamu gak kenapa-kenapa kan mel?” tanya dia dengan sedikit senyum yang gak mengenakkan.
“emang napa?” tanyaku dengan pura-pura gak ngerasa apa-apa.
“enggak sih cuma tanya aja” jawab dia dengan tatapan sekilas-sekilas ke dadaku.
“ya udah aku berangkan dulu ya rob….” pamitku segera
“yo’i mel hati-hati ya……” jawab dia.
langsung aku tancap gas motor matic aku. badanku kerasa dingin gak seperti biasanya.

aku masih jengkel banget dengan cowok aku yang ngerjainnya gak kira-kira.
rasanya geli banget di badanku rokku terlalu pendek dan biasanya aku tutupi dengan kain sarung bali kalau naik motor.
angin yang mengenai kemejaku juga membuat gesekan di daerah puting aku. geli banget rasanya…….
belum lagi angin yang keluar masuk bebas di dalam rok aku.
“mati aku…….” umpatku dalam hati
aku melihat lampu lalulintas merah dan berfikir pagi-pagi udah ngasih tontonan geratis nih ama orang-orang
saat berhenti di lampu merah langsung aku tutup kaca helmku biar gak malu-malu banget.
beberapa laki-laki melihat kearahku, mereka menatap kakiku yang terjulur kebawah menahan motor.
apa boleh buat rokku tersingkap lebih pendek lagi karena tertarik jok motorku. “cuek ajalah diliat doang kan gak bunting” pikirku dalam hati
yang membuat bulu kuduk aku lebih meringding lagi ketika pengamen jalanan mendekati aku. dia langsung menatap dadaku yang memang tipis dan nerawang banget. pasti dia melihat putingku di dalam sana yang tidak terbungkus bra.
“kagak dingin nih non” tanyanya dengan senyum lebar.
“entar masuk angin lho…..” bilangnya sambil mulai menjauh dari aku.
rasanya risih banget di komentari seperti itu, tapi sambil nungguin lampu hijau aku merasa ada rasa lain selai jengkel.
aku merasa sedikit terangsang ketika ada yang melihatku dengan kondisi seperti ini. dan ms V aku juga berdenyut saat pengamen tadi mengomentari aku. di kepalaku bercampur aduk fikiran aneh dan pengen cepat-cepat sampai kantor.

sesampainya di kantor aku langsung parkir sepedaku di tempat parkir kantor. aku lihat beberapa staf cowok lagi berkumpul di sana.
saat aku melewati mereka tadi sekilas aku melihat mereka berhenti bercanda dan memandangku seperti di komando.
sesaat kemudian aku melihat dari spion motor ada yang menggerakkan tangan seperti meremas t*k*t. aku yakin mereka tau.
“bodo amat liat aja sepuas kalian, klo horny tanggung sendiri” pikirku dalam hari sambil melangkah menuju pintu masuk kantor.
aku lihat jam di kantor aku pukul 08:20 pasti dan pasti di marahin lagi hari ini.
seorang satpam kantor menghampiri aku dengan tergesa-gesa. “non dipanggil pak deni diruangannya.” kata satpam itu.
“mampus deh gue…..” kataku dalam hati sambil melangkah menuju tangga untuk menuju lantai tiga tempat bos.
saat menaiki tangga ada beberapa staf cowok di belakang aku yang berbisik-bisik. mungkin mereka meliat paha mulus aku yang memang keliahatan jelas ketika menaiki tangga seperti ini. tapi aku tidak yakin jika mereka bisa melihat sampai pangkalnya.
aku memang tidak pakai celana dalam tapi aku fikir masih aman kecuali aku duduk dan ada orang didepan aku.
pasti terlihat kalau aku duduk dan sedikit membuka pahaku. selama menaiki tangga aku merasakan sensasi yang gak pernah aku rasa.
menyadari mereka di belakangku menikmati paha mulus aku dari belakang benar-benar membuat sensasi luar biasa.
pikiranku tentang dimarahin bos jadi hilang dan cuek banget dengan keadaan seperti ini. malah aku mulai menikmatinya.
kerasa banget m*m*k aku sedikit basah dan putingku mengeras. aku benar-benar merasa terangsang sekarang.
aku ingin memastikan mereka benar-benar menikmatinya. kucoba memperlambat jalanku dan lebih menggerakkan pinggul.
sensasinya luar biasa sampai-sampai aku ingin mengangkat rok aku tinggi-tinggi biar mereka bisa melihat yang didalam sana.
tapi aku sadar ini di kantorku dan mereka mengenal aku bisa parah jadinya entar.

sesampainya di lantai tiga, dua cowok dibelakangku meneruskan langkahnya menuju ruang marketing di pojok lantai 3 itu.
“udahan dulu ya…..” kataku sambil tersenyum menggoda mereka. salah seorang dari mereka tersenyum sambil mengangkat jempolnya.
aku semakin terangsang melihat reaksi mereka dan penasaran sejauh apa tadi mereka melihat paha putih aku.
rasanya ingin banget memastikan mereka melihat m*m*k aku dan menikmatinya.
aku buka pintu ruangan bosku yang sedari tadi sedikit kebuka. “permisi pak deni….” sapaku.
“Iya….. masuk mel duduk dulu. aku sambil ngetik aja ya” jawab dia sambil tetap mengetik dan menatap monitor PC.
“iya pak” jawabku sambil menuju sofa di depan meja kerjanya.
“mau pake alasan apa lagi kamu hari ini?” tanya dia mengaget kan aku.
“Iya pak saya mengerti saya salah terlambat datang kantor” jawabku dengan sedikit tegang
“Saya sudah berusaha untuk sampai kantor tepat waktu tadi pak… maafkan saya” tambahku dengan berharap di maafkan.
bos aku tetap menatap monitornya dan sama sekali tidak memandangku. aku coba iseng dengan memperlebar jarak lutut aku.
karena aku duduk di sofa yang sedikit rendah pahaku bisa lebih terekspose lagi. kalau bos melihatku sekarang dia pasti akan melihat m*m*kku dengan jelas. rasanya ingin banget dia melihat kearahku sekarang tapi tiba-tiba “ya udah sana kerja….. satu kali lagi kamu terlambat. kamu akan aku sekors ” bentak dia tanpa sedikitpun melihat padaku.
“baik pak terimakasih…. saya kembali keruangan dulu” sahutku sambil berdiri dan melangkah menuju pintu keluar.
“oh iya mel……. lain kali kalau sudah tahu bakalan terlambat jangan terburu-banget berangkatnya” kata bosku lagi menghentikan langkah aku
“keburu-buru sih gak apa-apa tapi masa pake daleman aja km lupa” timpal bosku mengagetkan dan membuat wajahku memerah.
cepat-cepat aku berjalan menuju meja kerja aku. aku benar-benar kaget dengan yang dikatakan bosku. aku tidak menyangka dia sempat melihat aku. mana aku pake iseng ngelebarin lutut aku lagi tadi waktu duduk di sofa bos. merinding semua bulu kuduk aku.
rasa bercampur aduk diriku antara malu dan sensasi yang luar biasa. Ini pertama kalinya ada yang melihat ms V aku dan dia bosku sendiri.

seharian aku berfikir dikantor tentang apa yang aku rasakan pagi ini. sungguh pengalaman yang luar biasa dan pertama kalinya aku merasakannya. sungguh kejadian pagi ini membuatku terangsang banget sampai sampai ketika gak ada kerjaan aku coba membuka situs-situs porno di internet dan menikmati gambar-gambar k*nt*l cowok yang ada disitu. ingin rasanya masturbasi tapi di ruangan ini cukup banyak orang yang biasanya tiba-tiba menghampiriku untuk menyelesaikan pekerjaan kami. tak jarang aku memandang kearah staf cowok yang lewat di depanku dan mencoba berfantasi dengan membayangkan segede apa punya cowok itu. sambil memandang kearah k*nt*lnya.
beberapa staf cowok yang menghampiriku sambil memberikan lembaran-lembaran laporan tagihan mereka selalu memandan t*k*t aku yang cuma tertutup kemeja pitih tipis. semakin mereka melihatnya pitingku rasanya ingin aku pilin-pilin tapi apa boleh buat ini masih di kantor.

jam istirahat siang pun tiba waktunya makan siang. “mel… beli bakso di sebrang yuk” ajak sita teman kantorku
“yuk… aku juga lumayan laper nih” jawabku sambil membereskan tumpukan kertas di atas meja kerjaku.
“aku tunggu di bawah ya… aku mo ngasih ini sama anak teller di bawah” kata sita sambil menunjukkan map merah.
“oke… aku ketoilet dulu kalo gitu” jawab aku sambil pergi kearah toilet.
setelah selesai kami berdua menuju warung bakso di sebrang jalan dari kantor kami. ketika berjalan sita terkejut melihat dadaku dari sisi sebelah kiri. “wau… gila kamu mel? kamu gak pake bra?” tanya dia dengan ekspresi sangat kaget.
memang t*k*t aku bisa kelihatan jelas banget dari sela-sela kancing ketika aku bergerak tentunya.
aku menceritakan kenapa aku berangkat ke kantor dengan kondisi seperti itu.
“betul-betul gila kali cowok kamu mel” komentar sita.
sesampainya di warung kami memesan bakso dan mengambil teh botol di lemari es yang ada disana.
“gimana rasanya mel? gak risih ya kamunya?” tanya sita padaku.
“awalnya sih risih tapi lama-lama enak juga ternyata” jawabku sambil tertawa kecil.
“gila kau mel? kelihatan banget lo puting kamu dari depan, coklat-coklat gitu. iiiih…..” kata sita sambil geleng-geleng
“ini sih lom seberapa ada yang lebih seru lagi…” kemudian aku ceritakan apa yang terjadi di ruangan bos tadi pagi.
“Ya…. ampun mel….. kamu gak pake celana dalem juga?” sita kaget dengan suara yang gak di pelanin malah kenceng banget lagi
orang-orang yang ada di sana tiba-tiba menoleh kearah kami mendengar apa yang dikatakan sita.
“sita….. gak usah teriak napa? sekalian umumin di radio sana.” bentakku sambil berbisik
“sory-sory mel ga sengaja hehe…..” kilah sita sambil mengangguk-angguk.
aku dan sita sudah lama berteman semenjak bekerja di kantor itu 2 tahun lalu. sita cewek yang baik dan cantik dengan tinggi nyaris sama denganku kulit putih bersih dan rambut pendek yang membuat sita terlihat fresh.
sambil makan sita memberiku pertanyaan seputar kejadian pagi sampai siang tadi. dan aku memceritakan semua detail yang aku alami.
“jadi pengen coba nih? kayaknya seru tuh mel…” kata sita sambil tersenyum-senyum.
“boleh gimana klo minggu ini? kita ke mall berdua sambil tbar pesona hehe….” ajakku
“oke ide bagus tuh, pakaiannya yg lebih hot lagi mel” jawab sita kegirangan

hari itu adalah hari pertama aku merasakan sensasi luar bisa dari pengalaman yang awalnya tidak sengaja menjadi hal yang menyenangkan.
lain kali aku lanjutin lagi dengan petualangan aku dan sita di mall yang lebih hot karna kejadian itu memang kami sengaja dan kami inginkan.
jangan lupa baca lagi ya cerita selanjutnya yag lebih hot dan seru.

Tentang omgermo

apalagi klo bukan germo. jadi germo itu asik looo hahahahaha....
Pos ini dipublikasikan di Eksibisi. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s